سنن الدارقطني ٧٧٥: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , ثنا إِسْحَاقُ بْنُ خَلْدُونٍ , نا الْهَيْثَمُ بْنُ جَمِيلٍ , ثنا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو , عَنْ زَيْدِ بْنِ أَبِي أُنَيْسَةَ , عَنْ حَمَّادٍ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ , عَنْ عَلْقَمَةَ , وَالْأَسْوَدِ فِي الرَّجُلِ يَتَوَضَّأُ وَيَمْسَحُ عَلَى خُفَّيْهِ ثُمَّ يَخْلَعْهُمَا , قَالَا: «يَغْسِلُ رِجْلَيْهِ»
Sunan Daruquthni 775: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ishaq bin Khaldun mengabarkan kepada kami, Al Haitsam bin Jamil mengabarkan kepada kami, Ubaidullah bin Amr menceritakan kepada kami, dari Zaid bin Abu Unaisah, dari Hammad, dari Ibrahim, dari Alqamah dan Al Aswad, tentang seseorang yang berwudhu dan mengusap khuffnya kemudian menanggalkannya, keduanya mengatakan, "Ia (harus) membasuh kakinya."
Sunan Daruquthmi Nomer 775