Hadits Sunan Daruquthmi

كِتَابُ الصَّلَاةِ

Kitab Shalat

بَابُ الِاجْتِهَادِ فِي الْقِبْلَةِ وَجَوَازِ التَّحَرِّي فِي ذَلِكَ
Ijtihad dalam Menetapkan Arah Kiblat dan Bolehnya Mengira-Ngira

سنن الدارقطني ١٠٥٣: حَدَّثَنَا ابْنُ صَاعِدٍ , ثنا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى , وَعَلِيُّ بْنُ أَشْكَابَ , ح وَحَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , ثنا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى , قَالَا: نا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ , أنا أَشْعَثُ بْنُ سَعِيدٍ أَبُو الرَّبِيعِ السَّمَّانُ , بِهَذَا وَقَالَ: «فَجَعَلَ كُلُّ رَجُلٍ مِنَّا بَيْنَ يَدَيْهِ أَحْجَارًا يُصَلِّي إِلَيْهَا فَلَمَّا أَصْبَحْنَا إِذَا نَحْنُ إِلَى غَيْرِ الْقِبْلَةِ فَذَكَرْنَا ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ» , مِثْلَهُ.

Sunan Daruquthni 1053: Ibnu Sha'id menceritakan kepada kami, Yusuf bin Musa dan Ali bin Isykab menceritakan kepada kami , Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Yusuf bin Musa menceritakan kepada kami, keduanya mengatakan: Yazid bin Harun mengabarkan kepada kami, Asy'ats bin Sa'id Abu Ar-Rabi' As-Samman memberitahukan kepada kami, hadits ini, dan ia menyebutkan (dalam redaksinya): "Lalu masing-masing kami menempatkan bebatuan di hadapannya untuk shalat ke arahnya. Keesokan harinya, ternyata kami tidak menghadap ke arah kiblat, lalu kami ceritakan hal itu kepada Nabi SAW." seperti itu.

Sunan Daruquthmi Nomer 1053