Hadits Shahih Ibnu Hibban

Hadits Shahih Ibnu Hibban

Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani

Biografi Ibnu Hibban


صحيح ابن حبان ١٠٧٧: أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ الْمُثَنَّى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا الْعَبَّاسُ بْنُ الْوَلِيدِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا وُهَيْبُ بْنُ خَالِدٍ، عَنْ عَمْرِو بْنِ يَحْيَى، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ‏:‏ شَهِدْتُ عَمْرَو بْنَ أَبِي حَسَنٍ، سَأَلَ عَبْدَ اللهِ بْنَ زَيْدٍ عَنْ وُضُوءِ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَدَعَا بِتَوْرٍ مِنْ مَاءٍ، فَأَكْفَأَ عَلَى يَدِهِ، فَغَسَلَ يَدَهُ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ، ثُمَّ أَدْخَلَ يَدَهُ فِي الإِنَاءِ فَتَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ، مِنْ ثَلاَثِ حَفَنَاتٍ، ثُمَّ أَدْخَلَ يَدَهُ فِي الإِنَاءِ فَغَسَلَ وَجْهَهُ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ، ثُمَّ أَدْخَلَ يَدَهُ فِي الإِنَاءِ فَغَسَلَ ذِرَاعَيْهِ مَرَّتَيْنِ إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ، ثُمَّ أَدْخَلَ يَدَهُ فِي الإِنَاءِ فَمَسَحَ بِرَأْسِهِ فَأَقْبَلَ وَأَدْبَرَ، ثُمَّ أَدْخَلَ يَدَهُ فِي الإِنَاءِ فَغَسَلَ رِجْلَيْهِ إِلَى الْكَعْبَيْنِ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1077: Ahmad bin Ali bin Al Mutsanna mengabarkan kepada kami, ia berkata: Al Abbas bin Al Walid menceritakan kepada kami, ia berkata: Wuhaib bin Khalid menceritakan kepada kami, dari Amru bin Yahya, dari ayahnya, ia berkata: “Aku pernah menyaksikan Amru bin Abu Hasan bertanya kepada Abdullah bin Zaid tentang sifat (cara) wudhu Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, maka beliau minta dibawakan sebuah bejana kecil berisi air. Ia menuangkan air ke tangannya dari bejana tersebut dan membasuh kedua tangannya sebanyak tiga kali, kemudian ia memasukkan ke dua tangannya ke dalam bejana lalu berkumur-kumur serta memasukkan air ke dalam hidung, ia melakukan itu sebanyak tiga kali dari tiga cidukan. Kemudian ia memasukkan tangannya ke dalam bejana lalu membasuh mukanya sebanyak tiga kali. Selanjutnya ia membasuh kedua lengannya sebanyak dua kali hingga siku, lalu memasukkan tangannya dan menyapu kepalanya, dia arahkan ke depan dan ke belakang. Kemudian memasukkan kedua tangannya ke dalam bejana lalu membasuh kedua kaki hingga mata kaki.” 57 5:12

Shahih Ibnu Hibban Nomer 1077