Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٠٨٠: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ خُزَيْمَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ طَلْحَةَ بْنِ يَزِيدَ بْنِ رُكَانَةَ، عَنْ عُبَيْدِ اللهِ الْخَوْلاَنِيِّ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: دَخَلَ عَلِيٌّ بَيْتِي وَقَدْ بَالَ، فَدَعَا بِوَضُوءٍ، فَجِئْنَاهُ بِقَعْبٍ يَأْخُذُ الْمُدَّ حَتَّى وُضِعَ بَيْنَ يَدَيْهِ، فَقَالَ: أَلاَ أَتَوَضَّأُ لَكَ وُضُوءَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ فَقُلْتُ: فِدَاكَ أَبِي وَأُمِّي.، قَالَ: فَغَسَلَ يَدَيْهِ، ثُمَّ تَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ وَاسْتَنْثَرَ، ثُمَّ أَخَذَ بِيَمِينِهِ الْمَاءَ فَصَكَّ بِهِ وَجْهَهُ حَتَّى فَرَغَ مِنْ وَضُوئِهِ.
Shahih Ibnu Hibban 1080: Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah mengabarkan kepada kami, ia berkata: Ya’qub bin Ibrahim Ad-Dauraqi menceritakan kepada kami, ia berkata: Ibnu Ulayyah menceritakan kepada kami, ia berkata: Muhammad bin Ishaq menceritakan kepada kami, ia berkata: Muhammad bin Thalhah bin Yazid bin Rukanah menceritakan kepada kami, dari Ubaidullah Al Khaulani, dari Ibnu Abbas, ia berkata : Ali suatu ketika masuk ke rumahku, dan ia buang air kecil lalu minta dibawakan air untuk berwudhu. Maka kami membawakannya gelas besar lalu ia memegangnya hingga ia letakkan gelas besar itu di hadapannya, kemudian ia berkata: “Maukah kamu aku tunjukkan cara berwudhu Rasulullah SAW?” Aku menjawab: ‘Tebusanmu adalah ayah dan ibuku.” Ibnu Abbas berkata, “Ali lalu membasuh kedua tangannya kemudian berkumur-kumur, memasukkan air ke dalam hidung, dan menyemprotkannya. Selanjutnya ia mengambil air dengan tangan kanannya lalu menyemprotkan dengan air itu ke wajahnya hingga ia menyelesaikan wudhunya.” 61 5:2
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1080