Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٢٩٧: أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ الْمُثَنَّى، حَدَّثَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ هِشَامِ بْنِ حَسَّانَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: طَهُورُ إِنَاءِ أَحَدِكُمْ إِذَا وَلَغَ فِيهِ الْكَلْبُ أَنْ يَغْسِلَهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ أُولاَهُنَّ بِالتُّرَابِ.
Shahih Ibnu Hibban 1297: Ahmad bin Ali bin Al Mutsanna telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Abu Khaitsamah telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Isma’il bin Ibrahim telah menceritakan kepada kami sebuah hadits dari Hisyam bin Hassan dari Muhammad bin Sirin dari Abu Hurairah, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda, 'Yang mensucikan wadah salah satu dari kalian jika dijilat anjing, adalah membasuhnya sebanyak tujuh kali. Basuhan pertamanya dengan debu”138 43: 3
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1297