Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٢٩٩: أَخْبَرَنَا الْفَضْلُ بْنُ الْحُبَابِ، قَالَ: حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ، عَنْ حُمَيْدَةَ بِنْتِ عُبَيْدِ بْنِ رِفَاعَةَ، عَنْ كَبْشَةَ بِنْتِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ،- وَكَانَتْ تَحْتَ ابْنِ أَبِي قَتَادَةَ- أَنَّ أَبَا قَتَادَةَ دَخَلَ عَلَيْهَا، فَسَكَبَتْ لَهُ وُضُوءًا، فَجَاءَتْ هِرَّةٌ تَشْرَبُ، فَأَصْغَى أَبُو قَتَادَةَ الإِنَاءَ، فَشَرِبَتْ، قَالَتْ كَبْشَةُ: فَرَآنِي أَنْظُرُ إِلَيْهِ، فَقَالَ: أَتَعْجَبِينَ يَا ابْنَةَ أَخِي؟ فَقُلْتُ: نَعَمْ، فَقَالَ: إِنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: إِنَّهَا لَيْسَتْ بِنَجَسٍ، إِنَّمَا هِيَ مِنَ الطَّوَّافِينَ عَلَيْكُمْ وَالطَّوَّافَاتِ.
Shahih Ibnu Hibban 1299: Al Fadhl bin Al Hubbab telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Al Qa’nabi telah menceritakan kepada kami sebuah hadits dari Malik dari Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah dari Humaidah binti Ubaid140 bin Rifa’ah dari Kabsyah binti Ka’ab bin Malik, istri dari (Ibnu) 141 Abu Qatadah, Abu Qatadah masuk ke rumahnya. Lalu Kabsyah menuangkan air wudhu untuknya (ke dalam wadah). Maka datanglah seekor kucing yang ingin meminumnya. Lalu Abu Qatadah142 memiringkan wadah dan kucingpun meminumnya. Kabsyah berkata, “Abu Qatadah memandangiku saat aku memperhatikan (perbuatan) nya. Lalu ia bertanya, “Apakah kamu merasa aneh wahai putri saudaraku?”. Aku menjawab, “Ya.”Ia berkata, “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda, “Sungguh ia (kucing) tidaklah najis. Ia termasuk makhluk laki-laki dan makhluk perempuan yang selalu mengelilingi kalian. ” 143 66: 3
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1299