Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٤٠٩: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ خُزَيْمَةَ، وَعُمَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالاَ: حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ الْجَهْضَمِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا الطُّفَاوِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ: كَانَتْ سَوْدَةُ بِنْتُ زَمْعَةَ امْرَأَةً جَسِيمَةً، وَكَانَتْ إِذَا خَرَجَتْ لِحَاجَتِهَا بِاللَّيْلِ أَشْرَفَتْ عَلَى النِّسَاءِ، فَرَآهَا عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ، فَقَالَ: انْظُرِي كَيْفَ تَخْرُجِينَ فَإِنَّكِ وَاللَّهِ مَا تَخْفَيْنَ عَلَيْنَا إِذَا خَرَجْتِ، فَذَكَرَتْ ذَلِكَ سَوْدَةُ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفِي يَدِهِ عَرْقٌ، فَمَا رَدَّ الْعَرْقَ مِنْ يَدِهِ حَتَّى فَرَغَ الْوَحْيُ، فَقَالَ: إِنَّ اللَّهَ قَدْ جَعَلَ لَكُنَّ رُخْصَةً أَنْ تَخْرُجْنَ لِحَوَائِجِكُنَّ.
Shahih Ibnu Hibban 1409: Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah dan Umar bin Muhammad telah mengabarkan kepada kami, mereka berdua berkata, Nashr bin Ali Al Jahdhami telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Ath-Thufawi telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Hisyam bin Urwah telah menceritakan kepada kami sebuah hadits dari ayahnya dari Aisyah, ia berkata, Saudah binti Zam’ah adalah wanita berbadan gemuk, apabila ia keluar untuk buang hajat di malam hari, ia selalu berjalan lebih cepat daripada wanita lain. Suatu saat, Umar bin Al Khaththab melihatnya, ia berkata, Coba lihat bagaimana kamu keluar rumah. Demi Allah! Sesungguhnya kamu tidak akan samar lagi bagi kami jika kamu keluar rumah.’’Maka Saudah pun menceritakan hal ini kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yang tangannya berkeringat, dan keringat itu tidak hilang dari tangannya sampai selesai turun wahyu. Kemudian beliau bersabda, 'Sesungguhnya Allah telah memberikan keringanan bagi kalian keluar rumah untuk buang hajat'. ” 317 27:4
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1409