Hadits Shahih Ibnu Hibban

Hadits Shahih Ibnu Hibban

Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani

Biografi Ibnu Hibban


صحيح ابن حبان ١٤٩١: أَخْبَرَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ إِسْمَاعِيلَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ الْعَدَنِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَجْلاَنَ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُمَرَ بْنِ قَتَادَةَ، عَنْ مَحْمُودِ بْنِ لَبِيدٍ، عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَنَّهُ قَالَ‏:‏ أَسْفِرُوا بِصَلاَةِ الصُّبْحِ، فَإِنَّهُ أَعْظَمُ لِلأَجْرِ أَوْ قَالَ‏:‏ أَعْظَمُ لِأُجُورِكُمْ‏.‏قَالَ أَبُو حَاتِمٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ‏:‏ أَرَادَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، بِقَوْلِهِ‏:‏ أَسْفِرُوا فِي اللَّيَالِي الْمُقْمِرَةِ الَّتِي لاَ يَتَبَيَّنُ فِيهَا وُضُوحُ طُلُوعِ الْفَجْرِ، لِئَلاَّ يُؤَدِّي الْمَرْءُ صَلاَةَ الصُّبْحِ إِلاَّ بَعْدَ التَّيَقُّنِ بِالإِسْفَارِ بِطُلُوعِ الْفَجْرِ، فَإِنَّ الصَّلاَةَ إِذَا أُدِّيَتْ كَمَا وَصَفْنَا، كَانَ أَعْظَمَ لِلأَجْرِ مِنْ أَنْ تُصَلَّى عَلَى غَيْرِ يَقِينٍ مِنْ طُلُوعِ الْفَجْرِ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1491: Ishaq bin Ibrahim bin Isma’il telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Ibnu Abu Umar Al Adani telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Sufyan telah menceritakan kepada kami sebuah hadits dari Muhammad bin Ajian dari Ashim bin Umar bin Qatadah dari Mahmud bin Labid dari Rafi’ bin Khadij dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda, “Lakukanlah (shalat) Shubuh pada saat mendekati terbitnya matahari, karena sesungguhnya hal tersebut sangat besar pahalanya bagi kalian.” Atau ia berkata, “Sangat besar pahalanya bagi kalian"444 . 7:5 Abu Hatim RA berkata, “Maksud ucapan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam tentang kalian harus berada pada terang fajar yaitu pada malam purnama yang tidak akan jelas dan kelihatan datangnya fajar agar manusia tidak mengerjakan shalat Shubuh kecuali setelah yakin datangnya fajar dengan terangnya langit, karena jika mengerjakan shalat subuh pada waktu yang telah kami sebutkan niscaya pahalanya jauh lebih besar daripada orang yang mengerjakan shalat pada saat dirinya tidak yakin tentang terbitnya fajar.” 445

Shahih Ibnu Hibban Nomer 1491