Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٤٩٥: أَخْبَرَنَا أَبُو يَعْلَى، قَالَ: حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ يَحْيَى الْأُمَوِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنِي أَبِي، قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: صَلَّى بِنَا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَغَلَّسَ بِهَا، ثُمَّ صَلَّى الْغَدَ فَأَسْفَرَ بِهَا، ثُمَّ قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَيْنَ السَّائِلُ عَنْ وَقْتِ صَلاَةِ الْغَدَاةِ؟ فِيمَا بَيْنَ صَلاَتِي أَمْسِ وَالْيَوْمِ.
Shahih Ibnu Hibban 1495: Abu Ya la telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Sa id bin Yahya Al Umawi telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Ayahku telah menceritakan kepadaku, ia berkata, Muhammad bin Amr telah menceritakan kepada kami sebuah hadits dari Abu Salamah dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam mengerjakan shalat Shubuh bersama kami pada saat hari masih gelap. Kemudian Nabi mengeijakan shalat Shubuh (dihari berikutnya) pada saat mendekati terbitnya matahari. Kemudian beliau bertanya, "Mana orang yang bertanya tentang waktu shalat Shubuh? " yaitu waktu dua shalat (Shubuh) ku pada hari kemarin dan hari ini. ”449 7:5
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1495