Hadits Shahih Ibnu Hibban

Hadits Shahih Ibnu Hibban

Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani

Biografi Ibnu Hibban


صحيح ابن حبان ١٦٠١: أَخْبَرَنَا عُمَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْهَمْدَانِيُّ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ، حَدَّثَنِي عَمِّي، حَدَّثَنَا أَبِي، عَنْ صَالِحِ بْنِ كَيْسَانَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ‏:‏ أَخْبَرَ أَنَّ الْمَسْجِدَ كَانَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَبْنِيًّا مِنْ لَبِنٍ، وَسَقْفُهُ الْجَرِيدُ، وَعُمُدُهُ خَشَبُ النَّخْلِ، فَلَمْ يَزِدْ فِيهِ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، وَزَادَ فِيهِ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، وَبَنَاهُ عَلَى بُنْيَانِهِ فِي عَهْدِ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، بِاللَّبِنِ، وَالْجَرِيدِ، وَأَعَادَ عُمُدَهُ خَشَبًا، ثُمَّ غَيَّرَهُ عُثْمَانُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَزَادَ فِيهِ زِيَادَةً كَبِيرَةً، وَبَنَى جِدَارَهُ بِالْحِجَارَةِ الْمَنْقُوشَةِ، وَجَعَلَ عُمُدَهُ مِنْ حِجَارَةٍ مَنْقُوشَةٍ، وَسَقَّفَهُ بِالسَّاجِ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1601: Umar bin Muhammad Al Hamdani telah mengabarkan kepada kami, Abdullah bin Sa'ad bin Ibrahim telah menceritakan kepada kami, Pamanku telah menceritakan kepada kami, Ayahku telah menceritakan kepadaku sebuah hadits dari Shalih604 bin Kaisan bin Nafi’ dari Ibnu Umar bahwa ia telah diberitahu bahwa, Masjid pada zaman Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam dibangun dengan batu bata, atapnya dengan pelepah kurma, dan tiangnya dengan batang pohon kurma. Abu Bakar RA tidak menambahnya sedikit pun. Umar RA menambahnya dan membangun masjid seperti bangunan di masa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam dengan batu bata dan pelepah kurma, dan mengganti tiangnya dengan kayu. Selanjutnya, Utsman RA mengubahnya dan melakukan penambahan yang banyak. Ia membangun dindingnya dengan batu yang diukir dan dibuat pola tertentu. Ia menjadikan tiangnya dari batu yang diukir dan atapnya dari kayu jati”. 605 46:5

Shahih Ibnu Hibban Nomer 1601