Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٦٤٦: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ الثَّقَفِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا الْمُفَضَّلُ بْنُ فَضَالَةَ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، قَالَ: نَهَى رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَكْلِ الْكُرَّاثِ فَلَمْ يَنْتَهُوا، ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا بُدًّا مِنْ أَكْلِهَا، فَوَجَدَ رِيحَهَا، فَقَالَ: أَلَمْ أَنْهَكُمْ عَنْ هَذِهِ الْبَقْلَةِ الْخَبِيثَةِ- أَوِ الْمُنْتِنَةِ-؟ مَنْ أَكَلَهَا فَلاَ يَغْشَنَا فِي مَسَاجِدِنَا، فَإِنَّ الْمَلاَئِكَةَ تَتَأَذَّى مِمَّا يَتَأَذَّى مِنْهُ الإِنْسَانُ.
Shahih Ibnu Hibban 1646: Muhammad bin Ishaq Ats-Tsaqafi telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Qutaibah bin Sa’id telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Al Mufaddhal bin Fadhalah telah menceritakan kepada kami dari Ibnu Juraij dari Abu Az-Zubair dari Jabir berkata, “Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam melarang memakan bawang bakung, namun mereka tidak menghindarinya. Kemudian ketika mereka sangat butuh hingga harus memakannya, maka Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam mendapatkan baunya, kemudian beliau bersabda, “Bukankah aku telah melarang kalian memakan sayur-sayuran yang jelek ini dan berbau busuk?, Barangsiapa yang memakannya, maka janganlah ia mendekati masjid (majelis-majelis) kami. Sesungguhnya para malaikat akan merasa sakit (karena baunya) seperti halnya manusia."665 2:46
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1646