Hadits Shahih Ibnu Hibban

Hadits Shahih Ibnu Hibban

Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani

Biografi Ibnu Hibban


صحيح ابن حبان ١٧٣٠: أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدٍ الأَزْدِيُّ، حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، أَخْبَرَنَا وَكِيعٌ، حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ، عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ عَلْقَمَةَ، وَالأَسْوَدِ، عَنْ عَبْدِ اللهِ، قَالَ‏:‏ قَالَ رَجُلٌ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، إِنِّي لَقِيتُ امْرَأَةً فِي الْبُسْتَانِ، فَضَمَمْتُهَا إِلَيَّ وَقَبَّلْتُهَا وَبَاشَرْتُهَا، وَفَعَلْتُ بِهَا كُلَّ شَيْءٍ إِلاَّ أَنِّي لَمْ أُجَامِعْهَا، فَسَكَتَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأَنْزَلَ اللَّهُ جَلَّ وَعَلاَ‏:‏ ‏‏أَقِمِ الصَّلاَةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنَ اللَّيْلِ، إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ، ذَلِكَ ذِكْرَى لِلذَّاكِرِينَ‏‏ قَالَ‏:‏ فَدَعَاهُ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَرَأَهَا عَلَيْهِ، فَقَالُ عُمَرُ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، أَلَهُ خَاصَّةً‏؟‏ فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ‏:‏ بَلْ لِلنَّاسِ كَافَّةً‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1730: Abdullah bin Muhammad Al Azdi mengabaikan kepada kami, Ishaq bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Waki mengabarkan kepada kami, Israil menceritakan kepada kami dari Simak bin Harb, dari Ibrahim, dari Alqamah dan Al Aswad, dari Abdullah, dia berkata, “Seorang laki-laki berkata, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku bertemu perempuan di kebun, lalu aku memeluknya, menciumnya, dan mencumbunya. Aku melakukan segala sesuatu terhadapnya, hanya saja aku tidak menyetubuhinya.” Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam hanya terdiam. Allah lalu menurunkan ayat, “Dan laksanakanlah shalat itu pada kedua ujung siang (pagi dan petang) dan pada bagian permulaan malam. Perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan kesalahan-kesalahan. Itulah peringatan bagi orang-orang yang selalu mengingat (Allah)." (Qs. Huud 11: 114). Rasulullah pun memanggilnya lalu membacakan ayat tersebut. Umar kemudian bertanya, “Apakah ayat ini hanya berlaku untuknya?” Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam menjawab, “Justru untuk seluruh manusia.”17 2:1

Shahih Ibnu Hibban Nomer 1730