Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٩٨٣: أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ الْمُثَنَّى، قَالَ: حَدَّثَنَا الأَزْرَقُ بْنُ عَلِيٍّ أَبُو الْجَهْمِ، قَالَ: حَدَّثَنَا حَسَّانُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ: حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ يَزِيدَ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، قَالَ: حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيِّبِ، وَأَبُو سَلَمَةَ، أَنَّهُمَا سَمِعَا أَبَا هُرَيْرَةَ، يَقُولُ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ حِينَ رَفَعَ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ فِي صَلاَةِ الْفَجْرِ فِي الرَّكْعَةِ الثَّانِيَةِ بَعْدَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ: رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ، اللَّهُمَّ أَنْجِ الْوَلِيدَ بْنَ الْوَلِيدِ، وَسَلَمَةَ بْنَ هِشَامٍ، وَعَيَّاشَ بْنَ أَبِي رَبِيعَةَ، وَالْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ، اللَّهُمَّ اشْدُدْ وَطْأَتَكَ عَلَى مُضَرَ، وَاجْعَلْهَا سِنِينَ كَسِنِي يُوسُفَ.
Shahih Ibnu Hibban 1983: Ahmad bin Ali bin Al Mutsanna mengabarkan kepada kami» dia berkata: Al Azraq bin Abu Al Jahm menceritakan kepada kami, dia berkata: Hassan bin Ibrahim menceritakan kepada kami, dia berkata: Yunus bin Yazid menceritakan kepada kami dari Az-Zuhri, dia berkata: Sa’id bin Al Musayyab dan Aba Salamah menceritakan kepadaku, bahwa keduanya mendengar Abu Hurairah berkata: Rasulullah berdoa ketika shaiat fajar pada rakaat kedua setelah mengangkat kepalanya dari ruku, dan setelah mengucapkan, "Samiallaahu liman hamidah, rabbana lakal hamduu” Lalu beliau mengucapkan, “Ya Allah, selamatkanlah Al Walid bin Al Walid, Salamah bin Hisyam, Ayyasy bin Rabi’ah, dan orang-orang beriman yang lemah. Ya Allah, perberatlah siksa-Mu terhadap Mudhar dan timpakanlah kekeringan (paceklik) pada mereka seperti kekeringan yang pernah terjadi pada zaman Nabi Yusuf AS." 363 5:16
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1983