Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٢٠٠٦: أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ زُهَيْرٍ، بِتُسْتَرَ، قَالَ: أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ أَبِي بُكَيْرٍ الْكَرْمَانِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي بُكَيْرٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، قَالَ: أَخْبَرَنَا دَاوُدُ بْنُ أَبِي هِنْدَ، وَغَيْرُهُ، عَنِ الشَّعْبِيِّ، قَالَ: أَخْبَرَنِي وَرَّادٌ، أَنَّ مُعَاوِيَةَ كَتَبَ إِلَى الْمُغِيرَةِ: أَنِ اكْتُبْ إِلَيَّ بِشَيْءٍ سَمِعْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَكَتَبَ إِلَيْهِ: إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ حِينَ يَفْرُغُ مِنْ صَلاَتِهِ: لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، اللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لَمَّا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ.قَالَ أَبُو حَاتِمٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: قَالَ لَنَا أَحْمَدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ زُهَيْرٍ: دَاوُدُ بْنُ أَبِي هِنْدَ، وَمُجَالِدٌ، عَنِ الشَّعْبِيِّ، وَأَنَا قُلْتُ: وَغَيْرُهُ، لأَنَّ مُجَالِدًا تَبَرَّأْنَا مِنْ عُهْدَتِهِ فِي كِتَابِ الْمَجْرُوحِينَ.
Shahih Ibnu Hibban 2006: Ahmad bin Yahya bin Zuhair mengabarkan kepada kami di Tustar, dia berkata: Abdullah bin Muhammad bin Yahya bin Abi Bukair Al Kirmani mengabarkan kepada kami, dia berkata: Yahya bin Abi Bukair menceritakan kepada kami, dia berkata: Husyaim menceritakan kepada kami, dia berkata: Daud bin Abi Hindun dan lain-lainnya mengabarkan kepada kami dari Asy-Syabi, dia berkata: Warrad mengabarkan kepadaku bahwa Muawiyah menulis surat kepada Al Mughirah, “Tulislah untukku sesuatu yang pernah kamu dengar dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam." Dia lalu menulis surat kepadanya, “Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah setelah selesai shalat membaca, 'La ilaha illallahu wahdahu la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ala kulli syai’in qadiir, allaahumma laa maani’a limaa athaita, wa laa mu'thiya lima mana’ta wa laa yanfa'u dzal jaddi minkal jaddu'." (Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang dapat menghalangi apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau halangi. Tidak bermanfaat kekayaan bagi orang yang memilikinya kecuali iman dan amal shalihnya, dan hanya dari-Mu kekayaan itu berasal). 390” 5:12 Abu Hatim RA berkata, “Ahmad bin Yahya bin Zuhair berkata kepada kami, “Daud bin Abi Hindun dan Mujalid (meriwayatkan) dari Asy-Sya’bi.” Saya katakan, “Juga selain dia, karena tentang Mujalid kami berlepas diri dari kebiasaannya, yang kami sebutkan dalam Al Majruhin.” 391
Shahih Ibnu Hibban Nomer 2006