Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٢٠٣٨: أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ سَلْمٍ، حَدَّثَنَا حَرْمَلَةُ، حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ، أَنَّ أَبَا عُشَّانَةَ، حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ، يُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: الْقَاعِدُ عَلَى الصَّلاَةِ كَالْقَانِتِ، وَيُكْتَبُ مِنَ الْمُصَلِّينَ مِنْ حِينِ يَخْرُجُ مِنْ بَيْتِهِ حَتَّى يَرْجِعَ إِلَى بَيْتِهِ.قَالَ أَبُو حَاتِمٍ: أَبُو عُشَّانَةَ اسْمُهُ حَيُّ بْنُ يُؤْمِنَ الْمَعَافِرِيُّ، مِنْ ثِقَاتِ أَهْلِ مِصْرَ.
Shahih Ibnu Hibban 2038: Abdullah bin Muhammad bin Salm mengabarkan kepada kami,Hannalah menceritakan kepada kami, Ibnu Wahb menceritakan kepada kami, Amr bin Al Hants mengabarkan kepadaku, bahwa Abu Usysyanah menceritakan kepadanya: Dia mendengar Uqbah bin Amir menceritakan dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, bahwa beliau bersabda, “Orang yang duduk (dalam rangka menunggu) shalat adalah seperti orang yang beribadah. Dia akan dicatat (mendapat pahala) termasuk orang yang shalat, sejak keluar dari rumahnya sampai kembali pulang.”435 1:2 Abu Hatim berkata, “Abu Usysyanah namanya adalah Hayyu bin Yu‘min Al Ma’afiri, salah seorang perawi tsiqah dari Mesir.“
Shahih Ibnu Hibban Nomer 2038