Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury
صحيح ابن خزيمة ١١١٤: ثنا الرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْمُرَادِيُّ، وَنَصْرُ بْنُ مَرْزُوقٍ بِخَبَرٍ غَرِيبٍ غَرِيبٍ قَالَا: ثنا أَسَدُ بْنُ مُوسَى، ثنا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ، حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ قَيْسِ بْنِ عَمْرٍو، أَنَّهُ صَلَّى مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصُّبْحَ، وَلَمْ يَكُنْ رَكَعَ رَكْعَتَيِ الْفَجْرِ، فَلَمَّا سَلَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَامَ فَرَكَعَ رَكْعَتَيِ الْفَجْرِ، وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْظُرُ إِلَيْهِ، فَلَمْ يُنْكِرْ ذَلِكَ عَلَيْهِ ثنا أَبُو الْحَسَنِ عُمَرُ بْنُ حَفْصٍ، ثنا سُفْيَانُ، عَنْ سَعْدِ بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ قَيْسٍ جَدِّ سَعْدٍ، أَنَّهُ صَلَّى مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصُّبْحَ، ثُمَّ قَامَ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا هَاتَانِ الرَّكْعَتَانِ؟» فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ رَكْعَتَا الْفَجْرِ لَمْ أَكُنْ صَلَّيْتُهُمَا، فَهُمَا هَاتَانِ، قَالَ: فَسَكَتَ عَنْهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Shahih Ibnu Khuzaimah 1114: Ar-Rabi’ bin Sulaiman Al Muradi dan Nashr bin Marzuq —dengan hadits gharib dan gharib— menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Asad bin Musa menceritakan kepada kami, Al Laits bin Sa’ad menceritakan kepada kami, Yahya bin Sa’id menceritakan kepadaku dari ayahnya, dari kakeknya Qais bin Amr bahwa ia pernah shalat Subuh bersama Rasulullah saat belum melaksanakan shalat sunah Fajar. Maka tatkala Rasulullah mengucap salam, ia berdiri shalat dua rakaat sementara Rasulullah melihatnya tidak mengingkarinya. Abu Hasan Amr bin Hafash menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami dari Sa'ad bin Sa'id, dari Muhammad bin Ibrahim, dari Qais, kakek dari Sa'ad, bahwa ia pernah shalat Shubuh bersama Nabi , kemudian ia berdiri shalat dua rakaat, lalu Nabi berkata, “Shalat dua rakaat apa ini?” Maka ia menjawab, “Wahai Rasulullah, shalat dua rakaat sunah fajar yang tidak sempat aku kerjakan, maka inilah shalat dua rakaat tersebut.” Perawi berkata, “Nabi kemudian diam dan tidak mengatakan apa-apa tentangnya.”
Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 1114