Hadits Shahih Ibnu Khuzaimah

Hadits Shahih Ibnu Khuzaimah

Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury

Biografi Ibnu KHuzaimah


صحيح ابن خزيمة ١١٦٦: ثنا مُؤَمَّلُ بْنُ هِشَامٍ الْيَشْكُرِيُّ، نا إِسْمَاعِيلُ يَعْنِي ابْنَ عُلَيَّةَ، عَنْ مَنْصُورِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَهُوَ الْغُدَانِيُّ الَّذِي يُقَالُ لَهُ: الْأَشَلُّ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ الْهَمْدَانِيِّ، عَنْ مَسْرُوقٍ، أَنَّهُ دَخَلَ عَلَى عَائِشَةَ فَسَأَلَهَا عَنْ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَتْ: «كَانَ يُصَلِّي ثَلَاثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً مِنَ اللَّيْلِ، ثُمَّ أَنَّهُ صَلَّى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً، تَرَكَ رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ قُبِضَ حِينَ قُبِضَ وَهُوَ يُصَلِّي مِنَ اللَّيْلِ بِتِسْعِ رَكَعَاتٍ، آخِرُ صَلَاتِهِ مِنَ اللَّيْلِ الْوِتْرُ، ثُمَّ رُبَّمَا جَاءَ إِلَى فِرَاشِهِ هَذَا، فَيَأْتِيهِ بِلَالٌ، فَيُؤْذِنُهُ بِالصَّلَاةِ» . قَالَ أَبُو بَكْرٍ: «نَأْخُذُ بِالْأَخْبَارِ كُلِّهَا الَّتِي أَخْرَجْنَاهَا فِي كِتَابِ» الْكَبِيرُ «، فِي عَدَدِ صَلَاةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِاللَّيْلِ، وَاخْتِلَافُ الرُّوَاةِ فِي عَدَدِهَا كَاخْتِلَافِهِمْ فِي هَذِهِ الْأَخْبَارِ الَّتِي ذَكَرْتُهَا فِي هَذَا الْكِتَابِ، قَدْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي فِي بَعْضِ اللَّيَالِي أَكْثَرَ مِمَّا يُصَلِّي فِي بَعْضٍ، فَكُلُّ مَنْ أَخْبَرَ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَوْ مِنْ أَزْوَاجِهِ، أَوْ غَيْرِهِنَّ مِنَ النِّسَاءِ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى مِنَ اللَّيْلِ عَدَدًا مِنَ الصَّلَاةِ، أَوْ صَلَّى بِصِفَةٍ، فَقَدْ صَلَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تِلْكَ الصَّلَاةِ فِي بَعْضِ اللَّيَالِي، بِذَلِكَ الْعَدَدِ، وَبِتِلْكَ الصِّفَةِ، وَهَذَا الِاخْتِلَافُ مِنْ جِنْسِ الْمُبَاحِ، فَجَائِزٌ لِلْمَرْءِ أَنْ يُصَلِّيَ أَيَّ عَدَدٍ أَحَبَّ مِنَ الصَّلَاةِ مِمَّا رُوِيَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ صَلَّاهُنَّ، وَعَلَى الصِّفَةِ الَّتِي رُوِيَتْ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ صَلَّاهَا، لَا حَظْرَ عَلَى أَحَدٍ فِي شَيْءٍ مِنْهَا»

Shahih Ibnu Khuzaimah 1166: Mu'ammal bin Hisyam Al Yasykuri menceritakan kepada kami, Ismail —yaitu Ibnu Ulayyah— menceritakan kepada kami dari Manshur bin Abdurrahman —yaitu Al Ghudani yang dijuluki Al Asyal— dari Abu Ishak Al Hamdani, dari Masruq bahwa ia pernah berkunjung menemui Aisyah dan bertanya tentang shalat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, maka Aisyah menjawab, "Sesungguhnya beliau shalat malam sebelumnya tiga belas rakaat, kemudian beliau shalat sebelas rakaat dengan mengurangi dua rakaat, lalu pada malam beliau akan meninggal dunia, beliau shalat malam sembilan rakaat dan akhir dari shalat malamnya adalah shalat witir, lalu mendatangi tempat tidur beliau ini lantas Bilal datang untuk mengumandangkan adzan untuk shalat." Abu Bakar berkata, "Kami telah mengambil hadits-hadits secara keseluruhannya dari kitab Al Kabir tentang jumlah rakaat shalat Nabi di malam hari dan perbedaan jumlah para perawinya seperti halnya perbedaan yang terdapat pada hadits-hadits yang telah disebutkan di dalam kitab ini. Sesungguhnya Nabi terkadang shalat di sebagian malam dengan jumlah rakaat yang lebih banyak di malam lainnya, maka semua yang meriwayatkan dari para sahabat Nabi atau dari istri-istrinya atau wanita yang lain bahwa Nabi mengerjakan shalat malam dengan jumlah rakaat tertentu, atau shalat dengan sifat shalat yang telah dikerjakan Nabi di sebagian malam dengan jumlah dan sifat shalat saat itu, dan hal ini termasuk bagian dari perbedaan yang diperbolehkan. Oleh sebab itu, seseorang diperbolehkan shalat dengan rakaat yang dikehendakinya sesuai dengan apa yang telah diriwayatkan dari Nabi bahwa beliau mengerjakan shalat tersebut dan juga atas sifat yang telah diriwayatkan dari Nabi bahwa beliau telah mengerjakannya dan hal itu tidak menjadi masalah sama sekali bagi seseorang."

Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 1166