Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury
صحيح ابن خزيمة ١٣٦٢: نا أَحْمَدُ بْنُ الْمِقْدَامِ الْعِجْلِيُّ، نا يَزِيدُ يَعْنِي ابْنَ زُرَيْعٍ، نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْمَسْعُودِيُّ قَالَ: أَنْبَأَنِي يَزِيدُ الْفَقِيرُ، أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَسْأَلُ عَنِ الصَّلَاةِ فِي السَّفَرِ، أَقْصُرُهُمَا؟ قَالَ: لَا، إِنَّ الرَّكْعَتَيْنِ فِي السَّفَرِ لَيْسَتَا بِقَصْرٍ، وَإِنَّمَا الْقَصْرُ وَاحِدَةٌ عِنْدَه الْقِتَالِ، ثُمَّ قَالَ: «كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأُقِيمَتِ الصَّلَاةُ، فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَقَامَتْ خَلْفَهُ طَائِفَةٌ، وَطَائِفَةٌ وِجَاهَ الْعَدُوِّ، فَصَلَّى بِالَّذِي خَلْفَهُ رَكْعَةً، وَسَجَدَ بِهِمْ سَجْدَتَيْنِ، ثُمَّ إِنَّهُمُ انْطَلَقُوا فَقَامُوا مَقَامَ أُولَئِكَ الَّذِينَ كَانُوا فِي وُجُوهِ الْعَدُوِّ، وَجَاءَتْ تِلْكَ الطَّائِفَةُ فَصَلَّى بِهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَكْعَةً وَسَجَدَ بِهِمْ سَجْدَتَيْنِ، ثُمَّ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَلَّمَ، فَسَلَّمَ الَّذِينَ خَلْفَهُ وَسَلَّمَ أُولَئِكَ» قَالَ أَبُو بَكْرٍ: " قَوْلُ جَابِرٍ: إِنَّ الرَّكْعَتَيْنِ فِي السَّفَرِ لَيْسَتَا بِقَصْرٍ، أَرَادَ لَيْسَتَا بِقَصْرٍ عَنْ صَلَاةِ الْمُسَافِرِ "
Shahih Ibnu Khuzaimah 1362: Ahmad bin Al Miqdam Al Ijli menceritakan kepada kami, Yazid -yaini Ibnu Zurai’- menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Abdullah Al Mas’udi menceritakan kepada kami, ia berkata: Yazid Al Faqir menceritakan kepada kami, bahwa ia mendengar Jabir bin Abdullah ditanya tentang shalat ketika bepergian. "Apakah aku meng-qashar-nya?'> Ia menjawab, Tidak, sesungguhnya dua rakaat ketika bepergian bukanlah qashar, akan tetapi qashar tersebut hanya satu yaitu ketika perang." Selanjutnya ia berkata, "Kami pernah bersama-sama Rasulullah kemudian ketika iqamah shalat dikumandangkan, beliau lalu berdiri dan diikuti oleh satu kelompok di belakangnya sedangkan kelompok yang lain menghadap musuh, lantas beliau shalat bersama mereka yang berada di belakang beliau satu rakaat dan sujud bersama mereka dua kali. Kemudian mereka beranjak dari tempat shalatnya lalu orang-orang yang menghadap musuh datang menempati tempat mereka. Tatkala tetanpok tersebut datang, maka Rasulullah shalat bersama mereka satu rakaat dan dua sujud, lalu beliau mengucap salam dan orang-orang yang di belakangnya pun mengucap salam begitu juga mereka yang berada di hadapan musuh." Abu Bakar berkata, "Perkataan Jabir, 'Sesungguhnya shalat dua rakaat ketika bepergian bukanlah qashar. Yang dimaksudkan adalah bukanlah qashar dari shalatnya orang yang bepergian."
Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 1362