Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury
صحيح ابن خزيمة ١٣٧٢: نا أَحْمَدُ بْنُ الْمِقْدَامِ الْعِجْلِيُّ، ثنا يَزِيدُ يَعْنِي ابْنَ زُرَيْعٍ، نا يُونُسُ، عَنِ الْحَسَنِ، عَنْ أَبِي بَكْرَةَ قَالَ: كُنَّا عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَانْكَسَفَتِ الشَّمْسُ، فَقَامَ إِلَى الْمَسْجِدِ يَجُرُّ رِدَاءَهُ مِنَ الْعَجَلَةِ، وَلَاثَ إِلَيْهِ النَّاسُ، فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَمَا تُصَلُّونَ، فَلَمَّا كُشِفَ عَنْهَا خَطَبَنَا فَقَالَ: «إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ يُخَوِّفُ اللَّهُ بِهِمَا عِبَادَهُ، وَإِنَّهُمَا لَا يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ مِنَ النَّاسِ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ مِنْهُمَا شَيْئًا فَصَلُّوا، وَادْعُوا حَتَّى يَنْكَشِفَ مَا بِكُمْ»
Shahih Ibnu Khuzaimah 1372: Ahmad bin Al Miqdam Al Ijli menceritakan kepada kami, Yazid -yaitu lbnu Zurai’- menceritakan kepada kami, Yunus menceritakan kepada kami dari Al Hasan, dari Abu Bakrah. ia berkata. "Ketika kami sedang bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, tiba-tiba terjadi gerhana matahari, maka beliau pergi ke masjid sambil menghempaskan selendangnya karena tergesa-gesa dan orang-orang berlindung kepadanya. Lalu beliau shalat dua rakaat sebagaimana kamu shalat. Tatkala matahari terang kembali, beliau kemudian terkhutbah di hadapan kami, beliau berkata. "Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah yang dengan keduanya Allah menakut-nakuti hamba-Nya. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang dan apabila kamu melihat terjadi sesuatu pada salah satu dari keduanya maka shalatlah dan berdoalah sehingga apa yang kamu alami tersingkap."
Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 1372