Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury
صحيح ابن خزيمة ٥٩٧: نا مُؤَمَّلُ بْنُ هِشَامٍ الْيَشْكُرِيُّ، نا إِسْمَاعِيلُ يَعْنِي ابْنَ عُلَيَّةَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ، حَدَّثَنِي عَلِيُّ بْنُ يَحْيَى بْنِ خَلَّادِ بْنِ رَافِعٍ الْأَنْصَارِيُّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَمِّهِ رِفَاعَةَ بْنِ رَافِعٍ أَنَّ رَجُلًا دَخَلَ الْمَسْجِدَ فَصَلَّى، فَذَكَرَ الْحَدِيثَ بِطُولِهِ، وَقَالَ: فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «ثُمَّ إِذَا أَنْتَ رَكَعْتَ فَأَثْبِتْ يَدَيْكَ عَلَى رُكْبَتَيْكَ حَتَّى يَطْمَئِنَّ كُلُّ عَظْمٍ مِنْكَ»
Shahih Ibnu Khuzaimah 597: Muammal bin Hisyam Al Yaskurimengabarkan kepada kami, Ismail —ia adalah Ibnu Ulaiyah mengabarkan kepada kami, dari Muhammad bin Ishaq, Ali bin Yahya bin Khalad bin Rafi’ Al Anshari menceritakan kepadaku dari ayahnya dari pamannya Rifa'ah bin Rafi': Sesungguhnya seorang laki-laki pernah masuk ke dalam masjid, kemudian ia melaksanakan shalat. Ia lalu menyebutkan hadits secara panjang lebar, dan ia berkata, “Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Kemudian apabila engkau ruku’ maka tetapkanlah kedua tanganmu di atas kedua lututmu hingga masing-masing persendian thuma 'ninah"747
Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 597