Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury
صحيح ابن خزيمة ٨٠٢: نا عَبْدُ الْجَبَّارِ بْنُ الْعَلَاءِ، ثنا سُفْيَانُ، حَدَّثَنِي صَفْوَانُ بْنُ سُلَيْمٍ، ح وَحَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ، وَأَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ قَالَا: حَدَّثَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ صَفْوَانَ بْنِ سُلَيْمٍ، عَنْ نَافِعِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ، عَنْ سَهْلِ بْنِ أَبِي حَثْمَةَ، قَالَ عَبْدُ الْجَبَّارِ: وَبَلَغَ بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَقَالَ الْآخَرُونَ رِوَايَةً قَالَ: «إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ فَلْيُصَلِّ إِلَى سُّتْرَةٍ، وَلْيَدْنُ مِنْهَا، لَا يَقْطَعُ الشَّيْطَانُ عَلَيْهِ صَلَاتَهُ»
Shahih Ibnu Khuzaimah 802: Abdul Jabbar bin Al Ala' menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, Shafwan bin Salim menceritakan kepadaku (Ha') Ahmad bin Mani’ dan Ahmad bin Abdah menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Ibnu Uyainah menceritakan kepada kami dari Shafwan bin Sulaim, dari Nafi’ bin Jubair, dari Muth’im, dari Sahal bin Abu Hatsmah, Abdul Jabbar berkata: Dengan sanad tersebut sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, dan yang lainnya berkata —sebagai sebuah riwayat—, beliau bersabda, "Jika salah seorang di antara kamu shalat maka ia hendaknya shalat menghadap tabir pembatas dan mendekatkan diri kepadanya, niscaya setan tidak akan merusak shalatnya."
Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 802