Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury
صحيح ابن خزيمة ٨٠٥: نا الدَّوْرَقِيُّ، ثنا ابْنُ عُلَيَّةَ، عَنْ يُونُسَ، عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الصَّامِتِ، عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِذَا قَامَ أَحَدُكُمْ يُصَلِّي فَإِنَّهُ يَسْتُرُهُ إِذَا كَانَ بَيْنَ يَدَيْهِ مِثْلُ آخِرَةِ الرَّحْلِ» ثُمَّ ذَكَرَ الْحَدِيثَ نا أَبُو الْخَطَّابِ، نا بِشْرٌ يَعْنِي ابْنَ الْمُفَضَّلِ - ثنا يُونُسُ بِمِثْلِهِ سَوَاءً
Shahih Ibnu Khuzaimah 805: Ad-Dauraqi menceritakan kepada kami, Ibnu Ulayyah menceritakan kepada kami dari Yunus, dari Humaid bin Hilal, dari Abdullah bin Ash-Shamith, dari Abu Dzar, ia berkata, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda, "Apabila salah seorang di antara kamu shalat maka telah dianggap menggunakan tabir penghalang jika di hadapannya terdapat jarak sebatas pelana.” Selanjutnya ia menyebutkan redaksi yang sama. Abu Al Khaththab menceritakan kepada kami, Bisyir —yaitu Ibnu Al Mufadhdhal— menceritakan kepada kami, Yunus (94-Alif) menceritakan kepada kami dengan redaksi yang serupa.
Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 805