Hadits Shahih Ibnu Khuzaimah

Hadits Shahih Ibnu Khuzaimah

Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury

Biografi Ibnu KHuzaimah


صحيح ابن خزيمة ٩٤٨: وَكَذَلِكَ خَبَرُ حَارِثَةَ بْنِ وَهْبٍ صَلَّى بِنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَكْعَتَيْنِ أَكْثَرَ مَا كُنَّا وَآمَنُهُ، وَخَبَرُ أَبِي حَنْظَلَةَ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ قُلْتُ: إِنَّا آمِنُونَ قَالَ: كَذَلِكَ سَنَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَدُلُّ عَلَى أَنَّ لِغَيْرِ الْخَائِفِ قَصْرَ الصَّلَاةِ فِي السَّفَرِ

Shahih Ibnu Khuzaimah 948: Begitu juga dengan hadits riwayat Haritsah bin Wahab, Nabi shalat mengimami kami lebih banyak dari yang kami kerjakan dan dalam keadaan aman. Sedangkan hadits riwayat Abu Hanzhalah dari Ibnu Umar, aku berkata, “Kami dalam keadaan aman.” Ia berkata, “Begitu juga yang sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, menunjukkan bahwa orang yang tidak berada dalam keadaan takut dan sedang bepergian meng-qashar shalat boleh.”

Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 948