Sunan Ibnu Majah

الطهارة وسننها

Kitab Thoharoh dan Sunnah-Sunnahnya

الأرض يطهر بعضها بعضا
Tanah sebagian dengan sebagian yang lain dapat saling mencucikan

سنن ابن ماجه ٥٢٦: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عِيسَى عَنْ مُوسَى بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ امْرَأَةٍ مِنْ بَنِي عَبْدِ الْأَشْهَلِ قَالَتْ سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ إِنَّ بَيْنِي وَبَيْنَ الْمَسْجِدِ طَرِيقًا قَذِرَةً قَالَ فَبَعْدَهَا طَرِيقٌ أَنْظَفُ مِنْهَا قُلْتُ نَعَمْ قَالَ فَهَذِهِ بِهَذِهِ

Sunan Ibnu Majah 526: Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah berkata: telah menceritakan kepada kami Syarik dari Abdullah bin Isa dari Musa bin Abdullah bin Yazid dari Seorang wanita bani Abdul Asyhal, ia berkata: Aku bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam: "Sesungguhnya antara aku dan masjid ada jalan yang kotor (najis), " maka beliau bersabda: "Apakah setelahnya ada jalan yang lebih bersih darinya?" aku menjawab: "Benar." Beliau bersabda: "Yang kotor akan disucikan dengan yang bersih."

Sunan Ibnu Majah Nomer 526