Sunan Ibnu Majah

الطهارة وسننها

Kitab Thoharoh dan Sunnah-Sunnahnya

ما جاء في المسح على العمامة
Mengusap imamah

سنن ابن ماجه ٥٥٧: حَدَّثَنَا أَبُو طَاهِرٍ أَحْمَدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ السَّرْحِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ أَبِي مَعْقِلٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ وَعَلَيْهِ عِمَامَةٌ قِطْرِيَّةٌ فَأَدْخَلَ يَدَهُ مِنْ تَحْتِ الْعِمَامَةِ فَمَسَحَ مُقَدَّمَ رَأْسِهِ وَلَمْ يَنْقُضْ الْعِمَامَةَ

Sunan Ibnu Majah 557: Telah menceritakan kepada kami Abu Thahir Ahmad bin 'Amru bin As Sarh berkata: telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Wahb berkata: telah menceritakan kepada kami Mu'awiyah bin Shalih dari Abdul Aziz bin Muslim dari Abu Ma'qil dari Anas bin Malik ia berkata: "Aku pernah melihat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam berwudlu sementara beliau mengenakan imamah Qithriyyah, lalu beliau memasukkan tangannya pada bagian bawah surbannya, kemudian mengusap bagian depan kepalanya dan tidak melepaskan surbannya."

Sunan Ibnu Majah Nomer 557