Sunan Ibnu Majah

إقامة الصلاة والسنة فيها

Kitab Mendirikan Sholat dan Sunnah yang Ada di Dalamnya

إذا حضرت الصلاة ووضع العشاء
Jika waktu shalat tiba sementara makan malam telah terhidang

سنن ابن ماجه ٩٢٥: حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ أَبِي سَهْلٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ ح و حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ جَمِيَعًا عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا حَضَرَ الْعَشَاءُ وَأُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَابْدَءُوا بِالْعَشَاءِ

Sunan Ibnu Majah 925: Telah menceritakan kepada kami Sahl bin Abu Sahl berkata: telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Uyainah. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Ali bin Muhammad berkata: telah menceritakan kepada kami Waki' semuanya dari Hisyam bin Urwah dari Bapaknya dari 'Aisyah bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Jika makan malam telah terhidang dan iqamhan dikumandangkan, maka dahulukanlah makan malam. "

Sunan Ibnu Majah Nomer 925