Sunan Ibnu Majah

إقامة الصلاة والسنة فيها

Kitab Mendirikan Sholat dan Sunnah yang Ada di Dalamnya

من أم قوما فليخفف
Barangsiapa mengimami suatu kaum hendaklah meringankan shalatnya

سنن ابن ماجه ٩٧٥: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ وَحُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ صُهَيْبٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوجِزُ وَيُتِمُّ الصَّلَاةَ

Sunan Ibnu Majah 975: Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Abdah dan Humaid bin Mas'adah keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid berkata: telah memberitakan kepada kami Abdul Aziz bin Shuhaib dari Anas bin Malik ia berkata: "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam memperingan shalat meskipun sempurna. "

Sunan Ibnu Majah Nomer 975