سنن ابن ماجه ٩٩٢: حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ أَخْزَمَ أَبُو طَالِبٍ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ وَأَبُو قُتَيْبَةَ قَالَا حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ مُسْلِمٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ قُرَّةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كُنَّا نُنْهَى أَنْ نَصُفَّ بَيْنَ السَّوَارِي عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنُطْرَدُ عَنْهَا طَرْدًا
Sunan Ibnu Majah 992: Telah menceritakan kepada kami Zaid bin Akhzam Abu Thalib berkata: telah menceritakan kepada kami Abu Dawud dan Abu Qutaibah keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Harun bin Muslim dari Qatadah dari Mu'awiyah bin Qurrah dari Bapaknya ia berkata: "Pada masa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam kami dilarang membuat shaf antara tiang-tiang, maka kamipun meninggalkannya. "
Sunan Ibnu Majah Nomer 992