سنن ابن ماجه ١٠٢٣: حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ حَبِيبٍ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ عَنْ غَالِبٍ الْقَطَّانِ عَنْ بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كُنَّا نُصَلِّي مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شِدَّةِ الْحَرِّ فَإِذَا لَمْ يَقْدِرْ أَحَدُنَا أَنْ يُمَكِّنَ جَبْهَتَهُ بَسَطَ ثَوْبَهُ فَسَجَدَ عَلَيْهِ
Sunan Ibnu Majah 1023: Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim bin Habib berkata: telah menceritakan kepada kami Biysr Ibnul Mufadldlal dari Ghalib bin Al Qaththan dari Bakr bin Abdullah dari Anas bin Malik ia berkata: "Kami pernah shalat bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam di waktu yang sangat panas. Jika salah seorang dari kami tidak kuat meletakkan keningnya langsung ke pasir, maka ia membentangkan kain dan sujud di atasnya. "
Sunan Ibnu Majah Nomer 1023