Sunan Ibnu Majah

إقامة الصلاة والسنة فيها

Kitab Mendirikan Sholat dan Sunnah yang Ada di Dalamnya

ما جاء في الوتر بثلاث وخمس وسبع وتسع
Witir dengan tiga, atau lima, atau tujuh, atau sembilan rakaat

سنن ابن ماجه ١١٨٠: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدِّمَشْقِيُّ حَدَّثَنَا الْفِرْيَابِيُّ عَنْ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ اللَّيْثِيِّ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْوِتْرُ حَقٌّ فَمَنْ شَاءَ فَلْيُوتِرْ بِخَمْسٍ وَمَنْ شَاءَ فَلْيُوتِرْ بِثَلَاثٍ وَمَنْ شَاءَ فَلْيُوتِرْ بِوَاحِدَةٍ

Sunan Ibnu Majah 1180: Telah menceritakan kepada kami 'Abdurrahman bin Ibrahim bin Ad Dimasyqi berkata: telah menceritakan kepada kami Al Firyabi dari Al Auza'i dari Az Zuhri dari 'Atho` bin Yazid Al Laitsi dari Abu Ayyub Al Anshari bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Witir adalah haq (disyariatkan), barangsiapa berkehendak ia bisa witir lima raka'at, barangsiapa berkehendak ia bisa witir tiga raka'at dan barangsiapa berkehendak ia bisa witir satu raka'at. "

Sunan Ibnu Majah Nomer 1180