Sunan Ibnu Majah

إقامة الصلاة والسنة فيها

Kitab Mendirikan Sholat dan Sunnah yang Ada di Dalamnya

ما جاء في إذا أخروا الصلاة عن وقتها
(Ancaman) jika mengakhirkan shalat dari waktunya

سنن ابن ماجه ١٢٤٧: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ هِلَالِ بْنِ يَسَافٍ عَنْ أَبِي الْمُثَنَّى عَنْ أَبِي أُبَيٍّ ابْنِ امْرَأَةِ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ يَعْنِي عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَيَكُونُ أُمَرَاءُ تَشْغَلُهُمْ أَشْيَاءُ يُؤَخِّرُونَ الصَّلَاةَ عَنْ وَقْتِهَا فَاجْعَلُوا صَلَاتَكُمْ مَعَهُمْ تَطَوُّعًا

Sunan Ibnu Majah 1247: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar berkata: telah menceritakan kepada kami Abu Ahmad berkata: telah menceritakan kepada kami Sufyan bin 'Uyainah dari Manshur dari Hilal bin Yasaf dari Abul Mutsanna dari Abu Ubai -anak dari istri Ubadah bin Shamit- dari Ubadah bin Ash Shamit dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Akan datang para pemimpin yang disibukkan urusan-urusan hingga mereka mengakhirkan shalat dari waktunya, maka jadikanlah shalat kalian bersama mereka sebagai tathawwu'. "

Sunan Ibnu Majah Nomer 1247