Sunan Ibnu Majah

ما جاء في الجنائز

Kitab Jenazah

في الصلاة على أهل القبلة
Menshalati ahli kiblat

سنن ابن ماجه ١٥١٥: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَامِرِ بْنِ زُرَارَةَ حَدَّثَنَا شَرِيكُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ أَنَّ رَجُلًا مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جُرِحَ فَآذَتْهُ الْجِرَاحَةُ فَدَبَّ إِلَى مَشَاقِصَ فَذَبَحَ بِهَا نَفْسَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيْهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَكَانَ ذَلِكَ مِنْهُ أَدَبًا

Sunan Ibnu Majah 1515: Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Amir bin Zurarah berkata: telah menceritakan kepada kami Syarik bin Abdullah dari Simak bin Harb dari Jabir bin Samurah berkata: "Seorang laki-laki dari sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam terluka hingga membuatnya tersiksa kesakitan, ia lalu merayap menuju sebilah pedang dan bunuh diri dengan pedang tersebut, hingga Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak mau menshalatinya. Jabir bin Abdullah berkata: "Itu adalah bentuk pelajaran dari beliau. "

Sunan Ibnu Majah Nomer 1515