Sunan Ibnu Majah

ما جاء في الجنائز

Kitab Jenazah

في النهي عن النياحة
Larangan untuk meratapi jenazah

سنن ابن ماجه ١٥٦٩: حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دِينَارٍ حَدَّثَنَا أَبُو حَرِيزٍ مَوْلَى مُعَاوِيَةَ قَالَ خَطَبَ مُعَاوِيَةُ بِحِمْصَ فَذَكَرَ فِي خُطْبَتِهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ النَّوْحِ

Sunan Ibnu Majah 1569: Telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Ammar berkata: telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Ayyasy berkata: telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Dinar berkata: telah menceritakan kepada kami Abu Hariz -mantan budak Mu'awiyah- ia berkata: "Mu'awiyah berkhutbah di daerah Himsh, kemudian dalam khutbahnya ia menyebutkan, bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam melarang dari niyahah (meratap)."

Sunan Ibnu Majah Nomer 1569