Sunan Ibnu Majah

الطهارة وسننها

Kitab Thoharoh dan Sunnah-Sunnahnya

المحافظة على الوضوء
Menjaga wudlu

سنن ابن ماجه ٢٧٥: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي مَرْيَمَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ حَدَّثَنِي إِسْحَقُ بْنُ أَسِيدٍ عَنْ أَبِي حَفْصٍ الدِّمَشْقِيِّ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ يَرْفَعُ الْحَدِيثَ قَالَ اسْتَقِيمُوا وَنِعِمَّا إِنْ اسْتَقَمْتُمْ وَخَيْرُ أَعْمَالِكُمْ الصَّلَاةُ وَلَا يُحَافِظُ عَلَى الْوُضُوءِ إِلَّا مُؤْمِنٌ

Sunan Ibnu Majah 275: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yahya berkata: telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Maryam berkata: telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ayyub berkata: telah menceritakan kepadaku Ishaq bin Usaid dari Abu Hafsh Ad Dimasqi dari Abu Umamah -dan ia memarfu'kan hadits ini-, ia berkata: "Istiqamahlah kalian, sebaik-baik perkara adalah jika kalian beristiqamah. Sebaik-baik amalan kalian adalah shalat, dan tidak ada yang menjaga wudlu kecuali orang mukmin."

Sunan Ibnu Majah Nomer 275