Sunan Ibnu Majah

الصيام

Kitab Puasa

ما جاء في الغيبة والرفث للصائم
Ghibah dan mengucapkan kata-kata kotor bagi orang yang berpuasa

سنن ابن ماجه ١٦٨١: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ أَنْبَأَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَجْهَلْ وَإِنْ جَهِلَ عَلَيْهِ أَحَدٌ فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ

Sunan Ibnu Majah 1681: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ash Shabbah berkata: telah memberitakan kepada kami Jarir dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah ia berkata: "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Pada hari salah seorang dari kalian janganlah berkata kotor atau berbuat bodoh, jika ada seseorang yang berlaku bodoh kepadanya hendaklah ia katakan, "Aku sedang berpuasa. "

Sunan Ibnu Majah Nomer 1681