Sunan Ibnu Majah

الصيام

Kitab Puasa

ما جاء في الرجل يصبح جنبا وهو يريد الصيام
Seorang lelaki di pagi hari junub, sementara ia ingin berpuasa

سنن ابن ماجه ١٦٩٤: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ قَالَ سَأَلْتُ أُمَّ سَلَمَةَ عَنْ الرَّجُلِ يُصْبِحُ وَهُوَ جُنُبٌ يُرِيدُ الصَّوْمَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصْبِحُ جُنُبًا مِنْ الْوِقَاعِ لَا مِنْ احْتِلَامٍ ثُمَّ يَغْتَسِلُ وَيُتِمُّ صَوْمَهُ

Sunan Ibnu Majah 1694: Telah menceritakan kepada kami Ali bin Muhammad berkata: telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Numair dari Ubaidullah dari Nafi' ia berkata: "Aku bertanya kepada Ummu Salamah tentang seorang laki-laki yang di waktu subuh dalam keadaan junub padahal ia ingin berpuasa, ia lalu menjawab, "Pernah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bangun di waktu subuh dalam keadaan junub karena senggama, bukan karena mimpi. Setelah itu beliau mandi besar dan menyempurnakan puasanya. "

Sunan Ibnu Majah Nomer 1694