Sunan Ibnu Majah

الصيام

Kitab Puasa

من مات وعليه صيام رمضان قد فرط فيه
Barangsiapa meninggal dengan meninggalkan tanggungan puasa ramadlan karena sebab meremehkannya

سنن ابن ماجه ١٧٤٧: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا عَبْثَرُ عَنْ أَشْعَثَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ مَاتَ وَعَلَيْهِ صِيَامُ شَهْرٍ فَلْيُطْعَمْ عَنْهُ مَكَانَ كُلِّ يَوْمٍ مِسْكِينٌ

Sunan Ibnu Majah 1747: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yahya berkata: telah menceritakan kepada kami Qutaibah berkata: telah menceritakan kepada kami 'Abtsar dari Asy'ats dari Muhammad bin Sirin dari Nafi' dari Ibnu Umar ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Barangsiapa meninggal dan masih memiliki tanggungan puasa ramadlan, maka hendaklah diganti dengan memberi makan satu orang miskin setiap harinya. "

Sunan Ibnu Majah Nomer 1747