سنن ابن ماجه ١٩٢٠: حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ يَعْقُوبَ بْنِ عُتْبَةَ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَى عَنْ نِكَاحَيْنِ أَنْ يَجْمَعَ الرَّجُلُ بَيْنَ الْمَرْأَةِ وَعَمَّتِهَا وَبَيْنَ الْمَرْأَةِ وَخَالَتِهَا
Sunan Ibnu Majah 1920: Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib berkata: telah menceritakan kepada kami 'Abdah bin Sulaiman dari Muhammad bin Ishaq dari Ya'qub bin 'Utbah dari Sulaiman bin Yasar dari Abu Sa'id Al Khudlri ia berkata: "Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam melarang dari dua bentuk pernikahan: seorang laki-laki menikahi wanita dan menikahi bibi (isteri) nya dari pihak ayah, dan seorang laki-laki menikahi wanita dan menikahi bibinya dari pihak ibu."
Sunan Ibnu Majah Nomer 1920