Sunan Ibnu Majah

النكاح

Kitab Nikah

المحرم يتزوج
Orang yang melakukan ihram menikah

سنن ابن ماجه ١٩٥٥: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ خَلَّادٍ الْبَاهِلِيِّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنْ أَبِيّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَكَحَ وَهُوَ مُحْرِمٍ

Sunan Ibnu Majah 1955: Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Khallad Al Bahili berkata: telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Uyainah dari Amru bin Dinar dari Jabir bin Zaid dari Ibnu Abbas berkata: "Bapakku shallallahu 'alaihi wa sallam menikah dalam keadaan muhrim (sedang ihram)."

Sunan Ibnu Majah Nomer 1955