Sunan Ibnu Majah

النكاح

Kitab Nikah

المحرم يتزوج
Orang yang melakukan ihram menikah

سنن ابن ماجه ١٩٥٦: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ رَجَاءٍ الْمَكِّيُّ عَنْ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ نَبِيهِ بْنِ وَهْبٍ عَنْ أَبَانَ بْنِ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُحْرِمُ لَا يَنْكِحُ وَلَا يُنْكِحُ وَلَا يَخْطُبُ

Sunan Ibnu Majah 1956: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ash Shabbah berkata: telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Raja Al Makki dari Malik bin Anas dari Nafi' dari Nabih bin Wahb dari Aban bin Utsman bin Affan dari Bapaknya ia berkata: "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Orang yang muhrim tidak boleh menikah, atau dinikahkan, atau meminang."

Sunan Ibnu Majah Nomer 1956