Sunan Ibnu Majah

الطهارة وسننها

Kitab Thoharoh dan Sunnah-Sunnahnya

النهي عن البول في الماء الراكد
Larangan kencing di air yang tenang (tidak mengalir)

سنن ابن ماجه ٣٣٩: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُبَارَكِ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فَرْوَةَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَبُولَنَّ أَحَدُكُمْ فِي الْمَاءِ النَّاقِعِ

Sunan Ibnu Majah 339: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yahya berkata: telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mubarak berkata: telah menceritakan kepada kami Yahya bin Hamzah telah menceritakan kepada kami Ibnu Abi Farwah dari Nafi' dari Ibnu Umar ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kalian kencing di air yang jernih (untuk minum)."

Sunan Ibnu Majah Nomer 339