Sunan Ibnu Majah

التجارات

Kitab Perdagangan

النهي عن بيع الثمار قبل أن يبدو صلاحها
Larangan menjual buah kurma sebelum nampak layak konsumsi

سنن ابن ماجه ٢٢٠٨: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ بَيْعِ الثَّمَرَةِ حَتَّى تَزْهُوَ وَعَنْ بَيْعِ الْعِنَبِ حَتَّى يَسْوَدَّ وَعَنْ بَيْعِ الْحَبِّ حَتَّى يَشْتَدَّ

Sunan Ibnu Majah 2208: Telah menceritakan kepada kami Muhammad Ibnul Mutsanna berkata: telah menceritakan kepada kami Hajjaj berkata: telah menceritakan kepada kami Hammad dari Humaid dari Anas bin Malik berkata: "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam melarang dari menjual buah-buahan hingga tampak matangnya, menjual anggur hingga berwarna hitam dan dari menjual biji hingga menjadi keras."

Sunan Ibnu Majah Nomer 2208