Sunan Ibnu Majah

التجارات

Kitab Perdagangan

بيع الثمار سنين والجائحة
Menjual buah yang telah bertahun-tahun dan kadaluarsa

سنن ابن ماجه ٢٢١٠: حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ حَدَّثَنَا ثَوْرُ بْنُ يَزِيدَ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ بَاعَ ثَمَرًا فَأَصَابَتْهُ جَائِحَةٌ فَلَا يَأْخُذْ مِنْ مَالِ أَخِيهِ شَيْئًا عَلَامَ يَأْخُذُ أَحَدُكُمْ مَالَ أَخِيهِ الْمُسْلِمِ

Sunan Ibnu Majah 2210: Telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Ammar berkata: telah menceritakan kepada kami Yahya bin Hamzah berkata: telah menceritakan kepada kami Tsaur bin Yazid dari Ibnu Juraij dari Abu Az Zubair dari Jabir bin Abdillah bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Barangsiapa menjual buah-buahan lalu terkena wabah (rusak), maka janganlah mengambil dari harta saudaranya sedikitpun. Atas dasar apa salah seorang dari kalian mengambil harta saudaranya sesama muslim! "

Sunan Ibnu Majah Nomer 2210