Sunan Ibnu Majah

التجارات

Kitab Perdagangan

النهي عن التفريق بين السبي
Larangan memisahkan antara tawanan (anak-anak dari ibunya)

سنن ابن ماجه ٢٢٣٩: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ جَابِرٍ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أُتِيَ بِالسَّبْيِ أَعْطَى أَهْلَ الْبَيْتِ جَمِيعًا كَرَاهِيَةَ أَنْ يُفَرِّقَ بَيْنَهُمْ

Sunan Ibnu Majah 2239: Telah menceritakan kepada kami Ali bin Muhammad dan Muhammad bin Isma'il keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Waki' berkata: telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Jabir dari Al Qasim bin 'Abdurrahman dari Bapaknya dari Abdullah bin Mas'ud ia berkata: "Jika dihadapkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam para tawanan, beliau mengumpulkan (setiap) keluarga besar dalam satu tempat, khawatir jika mereka berpisah."

Sunan Ibnu Majah Nomer 2239