Sunan Ibnu Majah

الطهارة وسننها

Kitab Thoharoh dan Sunnah-Sunnahnya

في الرجل يستيقظ من منامه هل يدخل يده في الإناء قبل
Seorang laki-laki bangun dari tidur, apakah ia boleh memasukkan tangannya ke dalam bejana

سنن ابن ماجه ٣٨٨: حَدَّثَنَا حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي ابْنُ لَهِيعَةَ وَجَابِرُ بْنُ إِسْمَعِيلَ عَنْ عُقَيْلٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ نَوْمِهِ فَلَا يُدْخِلْ يَدَهُ فِي الْإِنَاءِ حَتَّى يَغْسِلَهَا

Sunan Ibnu Majah 388: Telah menceritakan kepada kami Harmalah bin Yahya berkata: telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Wahb berkata: telah mengabarkan kepadaku Ibnu Lahi'ah dan Jabir bin Isma'il dari Uqail dari Ibnu Syihab dari Salim dari Bapaknya ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Jika salah seorang dari kalian bangun dari tidurnya, maka janganlah memasukkan tangannya kedalam bejana hingga ia mencucinya terlebih dahulu."

Sunan Ibnu Majah Nomer 388