Sunan Ibnu Majah

الأحكام

Kitab Hukum-Hukum

الشرب من الأودية ومقدار حبس الماء
Minum dengan bejana, dan kadar bolehnya menahan air (dalam pengairan)

سنن ابن ماجه ٢٤٧٢: حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ الْحِزَامِيُّ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ مَنْظُورِ بْنِ ثَعْلَبَةَ بْنِ أَبِي مَالِكٍ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عُقْبَةَ بْنِ أَبِي مَالِكٍ عَنْ عَمِّهِ ثَعْلَبَةَ بْنِ أَبِي مَالِكٍ قَالَ قَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَيْلِ مَهْزُورٍ الْأَعْلَى فَوْقَ الْأَسْفَلِ يَسْقِي الْأَعْلَى إِلَى الْكَعْبَيْنِ ثُمَّ يُرْسِلُ إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلُ مِنْهُ

Sunan Ibnu Majah 2472: Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Al Mundzir Al Hizami berkata: telah menceritakan kepada kami Zakariya bin Manzhur bin Tsa'labah bin Abu Malik berkata: telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Uqbah bin Abu Malik dari pamannya Tsa'labah bin Abu Malik ia berkata: "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam memberi putusan pada penggunaan aliran air Mahruz bahwa yang di atas harus di dahulukan dari yang berada di bawah, yakni sebatas dua mata kaki kemudian dialirkan untuk orang berada di bawah."

Sunan Ibnu Majah Nomer 2472