سنن ابن ماجه ٣٩٥: حَدَّثَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ أَشْعَثَ بْنِ أَبِي الشَّعْثَاءِ ح و حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ وَكِيعٍ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ عُبَيْدٍ الطَّنَافِسِيُّ عَنْ أَشْعَثَ بْنِ أَبِي الشَّعْثَاءِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُحِبُّ التَّيَمُّنَ فِي الطُّهُورِ إِذَا تَطَهَّرَ وَفِي تَرَجُّلِهِ إِذَا تَرَجَّلَ وَفِي انْتِعَالِهِ إِذَا انْتَعَلَ
Sunan Ibnu Majah 395: Telah menceritakan kepada kami Hannad bin As Sari berkata: telah menceritakan kepada kami Abu Al Ahwash dari Asy'ats bin Abu Asy Sya'tsa`. Dan menurut jalur yang lain: Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Waki' berkata: telah menceritakan kepada kami Umar bin Ubaid Ath Thanafusi dari Asy'ats bin Abu Asy Sya'tsa` dari Bapaknya dari Masruq dari Aisyah, ia menuturkan: "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam suka mendahulukan yang kanan jika berwudlu, mendahulukan yang kanan jika berjalan, dan mendahulukan yang kanan jika mengenakan sandal."
Sunan Ibnu Majah Nomer 395