Sunan Ibnu Majah

الطهارة وسننها

Kitab Thoharoh dan Sunnah-Sunnahnya

المبالغة في الاستنشاق والاستنثار
memasukkan air ke hidung dan mengeluarkannya kembali secara sempurna

سنن ابن ماجه ٤٠٠: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ مَنْصُورٍ ح و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ هِلَالِ بْنِ يَسَافٍ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ قَيْسٍ قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا تَوَضَّأْتَ فَانْثُرْ وَإِذَا اسْتَجْمَرْتَ فَأَوْتِرْ

Sunan Ibnu Majah 400: Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin 'Abdah berkata: telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid dari Manshur. Dan menurut jalur yang lain: Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah berkata: telah menceritakan kepada kami Abu Al Ahwash dari Manshur dari Hilal bin Yasaf dari Salamah bin Qais ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda kepadaku: "Jika engkau berwudlu maka keluarkanlah (air) dari dalam hidung, dan jika engkau beristijmar (bersuci dengan batu) maka hendaklah dengan bilangan ganjil."

Sunan Ibnu Majah Nomer 400