سنن ابن ماجه ٢٦٥٤: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا ابْنُ الطَّبَّاعِ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ إِسْحَقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي فَرْوَةَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُنَيْنٍ عَنْ عَلِيٍّ و عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ قَتَلَ رَجُلٌ عَبْدَهُ عَمْدًا مُتَعَمِّدًا فَجَلَدَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِائَةً وَنَفَاهُ سَنَةً وَمَحَا سَهْمَهُ مِنْ الْمُسْلِمِينَ
Sunan Ibnu Majah 2654: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yahya, telah menceritakan kepada kami Ibnu At Thuba', telah menceritakan kepada kami Isma'il bin 'Ayyasy dari Ishaq bin Abdullah bin Abu Farwah dari Ibrahim bin Abdullah bin Hunain dari Ali dari Amru bin Syu'aib dari Ayahnya dari Kakeknya ia berkata: "Seorang lelaki membunuh budaknya dengan cara sengaja, maka Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam mencambuknya sebanyak seratus kali dan mengasingkannya selama setahun dan dihapus bagiannya dari kaum muslimin."
Sunan Ibnu Majah Nomer 2654