Muwatha' Malik

الحدود

Kitab Hukuman Pelanggaran

ما يجب فيه القطع
Pencurian yang tidak terkena potong tangan

موطأ مالك ١٣١٢: و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ عَمْرَةَ بِنْتِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهَا قَالَتْ مَا طَالَ عَلَيَّ وَمَا نَسِيتُ الْقَطْعُ فِي رُبُعِ دِينَارٍ فَصَاعِدًا

Muwatha' Malik 1312: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari Yahya bin Sa'id dari 'Amrah binti Abdurrahman dari 'Aisyah isteri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, ia berkata: "Belum lama bagiku dan belum hilang dari ingatanku bahwa pemotongan (tangan pencuri) pada seperempat dinar atau lebih."

Muwatha' Malik Nomer 1312